Memanjakan Lidah di Tempo Gelato Deket Lempuyangan, Yogyakarta

Hampir semua orang yang saya kenal suka es krim. Hampir semua cewek yang saya dekatin, kalau dikasih es krim pasti hatinya meleleh. Hampir semua anak kecil pernah merengek minta es krim.

Es krim adalah makanan yang lahir dari bocornya surga.

Dan kali ini, izinkan saya mengajak teman-teman untuk menikmati es krim yang cukup ngehits di Yogyakarta: Tempo Gelato.

Kabarnya sih kedai es krim yang satu ini sekarang sudah membuka cabang di Jalan Kaliurang, Yogyakarta. Tapi untuk kesempatan kali ini, saya akan cerita tentang Kedai es krimnya yang saya datangi, yaitu di Tempo Gelato dekat stasiun lempuyangan.

Posisi persisnya adalah di sebelah selatan jembatan layang Lempuyangan, tepat di samping lampu merah pertigaan menuju jalan kenari. Dari jembatan Lempuyangan, kita cukup maju ke selatan sampai bertemu ada lampu merah. Nah, warungnya itu ada di samping lampu merah itu.

Kalau dari Selatan, kita bisa lewat Mandala Krida, lalu belok kiri di pertigaan menuju jalan Kenari. Setelah itu lurus saja ke barat, nanti pas lampu merah, ada kedai tersebut di kanan jalan.

Oke, jadi apa spesialnya makan es krim di kedai ini?

Selain tempatnya yang instagrammable, karena memiliki ornamen-ornamen menarik di dinding, serta memiliki tata letak interior yang menurut orang awam seperti saya cukup menarik, juga karena pilihan rasanya yang sungguh menggoda.

Ada berbagai macam varian rasa yang bisa kita pilih. Ada coklat biasa, ada rasa melon, ada rasa hazelnut, dan masiiiiih banyak lagi rasa lain yang siap untuk jilat.

Selain itu kita juga bisa memilih bentuk penyajian yang berbagai macam. Ada model penyajian klise di gelas/cup, ada juga model penyajian dengan alas waffle yang cantik dan renyah, ada juga model favorit saya yang membuat saya ingat dengan masa kecil saya: dibentuk seperti Pinokio.

Dan yah, tentu saja, rasanya sangat menggelitik dan segar di lidah.

Benar-benar memanjakan lidah!

Es Krim Pinokio di Tempo Gelato Yogyakarta
Penampakan Es Krim Pinokio yang menggugah selera. Ada dua rasa yang saya pilih waktu itu: Vanilla dan Blue Berry. Lalu dua varian itu dipadukan dengan waffle berbentuk cone sebagai topi si pinokio itu, dan waffle yang berfungsi sebagai alas. Kemudian, ada beberapa butir marble atau cha-cha yang ditaburkan di eskrim, dengan sengaja memasang dua buah butir sebagai matanya. Terakhir, satu batang astor ditancapkan untuk menyempurnakan wujud hidung panjang pinokio yang berbohong. Menyenangkan.
Selain Es Krim Pinokio ada juga es krim dengan model penyajian tradisional seperti terlihat di gambar. Biasa banget kan? Nggak ada gregetnya waktu makan. #TeamPinokio
Selain Es Krim Pinokio ada juga es krim dengan model penyajian tradisional seperti terlihat di gambar. Biasa banget kan? Nggak ada gregetnya waktu makan. #TeamPinokio

Pertanyaan selanjutnya adalah: Berapa Harganya?

Harga Es Krim di Tempo Gelato Dekat Lempuyangan, Yogyakarta

Untuk ukuran es krim, saya memang tidak akan pernah menyebut harganya murah. Bagaimanapun juga, es krim adalah makanan mahal. Kenapa mahal? Karena makan es krim sama sekali tidak bikin kenyang, dan sama sekali tidak meredakan rasa haus. Es krim adalah gaya hidup untuk bahagia bagi sebagian orang. Kebutuhan tersier lah pokoknya.

Nah, tapi harga es krim di Tempo Gelato ini, menurut saya, masih terbilang murah untuk dibandingkan dengan kenikmatan yang diberikannya. Total-total waktu itu, saya makan berdua dengan teman (uhuk, teman) dan harga yang harus dibayar sekitar 50.000-an. Harga yang terbilang murah untuk sensasinya.

Tapi, bagaimanapun itu, harus diakui makan es krim adalah gaya hidup kelas menengah ngehek yang jika digunakan untuk makan nasi, mungkin bisa menghidupi untuk dua hari, bahkan lebih. Hehe.

Selamat mencoba makan es krim dan mendapatkan sneak peak surga! 🙂

Facebook Comments

About the Author

Sastranesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *