Blog Post 01

Fitur Re-order Point RUN System Dengan Pendekatan Internal dan Eksternal Perusahaan

Reorder Point (ROP) adalah metode untuk menentukan jangka waktu pemesanan kembali bahan baku atau material lainya dari vendor/supplier.

Reorder Point menjadi sangat penting dikarenakan pada proses pemesanan barang terdapat waktu tunggu (lead time), di mana barang yang dipesan tidak bisa langsung ada dan dapat digunakan. Jika lead time ini tidak diperhitungkan maka akan muncul adanya kemungkinan stockout barang yang mengakibatkan perusahaan tidak dapat berproduksi.

Manfaat utama dari menghitung reorder point adalah perusahaan dapat mengetahui titik waktu kapan harus sudah melakukan order barang untuk produksi periode selanjutnya. Dari sudut finansial reorder point menjadi salah satu faktor besar dalam memperhitungkan “modal kerja” perusahaan setiap bulan. Hal tersebut dikarenakan secara umum 50 – 60% uang perusahaan berada pada bentuk inventori. Perhitungan reorder point yang tidak tepat akan berakibat pada stock inventori dengan kerugian jumlah uang yang tidak sedikit. Reorder Point yang bagus adalah yang selaras dengan inventory turn over, sehingga perputaran barang dan uang menjadi lebih efisien.

Reorder Point dihitung berdasarkan perkalian antara lead time dengan kebutuhan barang dalam jangka waktu tertentu. Pada umunya lead time dihitung berdasarkan faktor eksternal yaitu lamanya waktu produksi dan pengiriman barang oleh vendor. Begitupun pada software ERP lainya, mereka juga menghitung lead time dari mulai purchase order masuk ke vendor sampai barang diterima perusahaan.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.